STATE OF PLAY (2009) MOVIE REVIEW
Sutradara: Kevin Macdonald
Penulis
Skenario: Billy Ray, Tony Gilroy, Matthew Michael Carhanan
Bintang Film: Russell Crowe, Ben Affleck, Rachel McAdams, Viola Davis, Robin Wright Penn, Jason Bateman, Helen Mireen
Genre: Political Thriller
Bintang Film: Russell Crowe, Ben Affleck, Rachel McAdams, Viola Davis, Robin Wright Penn, Jason Bateman, Helen Mireen
Genre: Political Thriller
Durasi:
128 menit
“State
of Play” adalah sebuah film thriller-politik asal Amerika dan Britania Raya yang
diadaptasi juga dari serial tv 6 episode yang memiliki cerita yang serupa dalam versi Hollywood. Film ini menceritakan tentang investigator, Cal McAffrey
dan rekannya Della Frye dalam sebuah perusahan media yaitu Washington Globe
dalam mencari sebuah kebenaran dibalik kasus kematian Sonia Baker yang diduga
oleh media sebagai kasus bunuh diri. Kasus kematian Sonia Baker menjadi topic hangat
setelah Stephen Collins mengumumkan bela sungkawa dengan meneteskan air mata
saat menghadiri kongres yang dihadiri oleh banyak media, sehingga menimbulkan
spekulasi jika Sonia memiliki hubungan special dengan Collins.
Kisah
ini berlanjut dengan diawali prihatinnya Cal terhadap Collins, teman satu kamarnya saat kuliah akan
isu yang menimpanya saat itu, sehingga Cal menemukan bukti-bukti gelap yang
saling berhubungan terhadap kematian Sonia Bakers.
Dari
sekian banyak informasi, Cal dapat mengambil kesimpulan bahwa Sonia dibunuh
oleh seorang anggota Point Corp. Kesimpulan itu diambil
berdasarkan analisis bahwa Sonia tidak lagi dapat diandalkan oleh Point
Corp untuk mencari informasi mengenai Stephen Collins. Namun secara tidak
diduga kesimpulan itu runtuh karena ternyata dapat dibuktikan bahwa Collinslah
yang membunuh Sonia. Dengan mengikuti nuraninya sebagai seorang jurnalis, Cal
segera menulis artikel mengenai kronologi sesungguhnya yang terjadi di balik
kematian Sonia Baker sekalipun ia harus mengorbankan hubungan persahabatannya dengan Collins.
Penerapan
Eleme Jurnalistik Dalam Film State of Play
Kewajiban pertama jurnalisme adalah pada
kebenaran.
Dalam film ini, sangatlah jelas
bahwa jurnalis surat kabar Washington Globe, Cal dan Della sudah menerapkan
elemen tersebut, karena mereka mencari kebenaran dibalik kematian Sonia Bakers
yang diduga bunuh diri. Selain itu, para jurnalis yang baik berkewajiban dalam
mengangkat kebenaran, yaitu bukan bersikap netral. Fakta dan akurasi dalam
sebuah berita harus di publikasikan kepada public, bukan hanya sekedar berita
yang netral, tanpa ada kesimpulan dan problem solving dari berita tersebut.
2.
Loyalitas
pertama jurnalisme adalah kepada warga (citizens).
Apa yang diberitakan harus
menyangkut kepentingan masyarakat dan untuk kepentingan public. Cal dan Della
menerapkan elemen ini yaitu dengan mengangkat kebenaran kepada public tentang
hal yang dilakukan oleh anggota dewan (Collins) dalam berpolitik, karena hal
tersebut merupakan kepentingan warga. Selain itu, ia juga memuat berita tentang
hasil akhir dari kasus Sonia Bakers serta mengungkap isu-isu politik meskipun
anggota dewan yang terjerat kasus tersebut adalah sahabatnya sendiri.
3.
Esensi
jurnalisme adalah disiplin verifikasi
Sama halnya dengan kewajiban
jurnalis dalam mencari kebenaran, disiplin verifikasi juga memastikan kebenaran
informasi yang didapatkan benar-benar akurat. Dalam film ini, Cal dan Della
telah menerapkan elemen ini. Hal itu dibuktikan saat Della menemui teman sekamar
Sonia Bakers semasa kuliah, serta menemui Dominic Foy atau salah seorang
pekerja di Point Corp untuk mendapatkan informasi. Hal ini bertujuan
agar informasi yang didapat benar-benar akurat dan tidak dirahui kebenarannya karena
mereka mendapatkannya melalui sumber utama dan melalui survey dan verifikasi
dari sumber.
4.
Jurnalis
harus menjaga independensi dari obyek liputannya
Untuk menjaga berita agar tidak
memihak suatu pihak, seorang jurnalis harus menerapkan elemen ini, sehingga
juga dapat memberikan berita yang
dibutuh kan oleh masyarakat. Maksudnya adalah seorang jurnalisme tidak boleh
memihak pada siapapun. Karena kebenaran adalah hal yang mutlak sekalipun
tersangka utama adalah orang yang berperan penting dalam kehidupan seorang
jurnalis tersebut baik itu sahabat, saudara, atau orangtua sekalipun. Dalam
film terlihat jelas bahwa tersangka utama dalam berita yang diterbitkan yaitu
sahabat dari Cal sendiri yaitu Stephen Collin selaku pejabat kongres yang
terlibat dalam kasus pembunuhan serta perencanaan kejahatan dalam sebuah
kongres besar di Washington.
5.
Jurnalis
harus bertindak sebagai pemantau independen terhadap kekuasaan.
Dalam menjaga loyalitas kepada
warga, seorang jurnalis harus bertindak sebagai pemantau independen terhadap
kekuasaan. Hal ini pula yang dilakukan oleh Cal dan Della yang memantau dan
mengungkap sebuah isu dan perbuatan yang terjadi dalam kongres, yang mereka
sembunyikan dari masyarakat. Cal pun memaksa Stephen untuk segera
memberitahukan hal tersebut kepada publik namun Stephen menolaknya.
6. Jurnalisme harus menyediakan forum bagi publik untuk komentar,
kritik, dan kompromi publik.
Logikanya,
manusia itu punya rasa ingin tahu yang alamiah. Bila media melaporkan, suatu
berita kepada public sehingga timbulnya suatu trend sosial, jurnalisme akan memancing
rasa ingin tahu orang banyak. Ketika mereka bereaksi terhadap laporan-laporan
itu maka masyarakat pun dipenuhi dengan komentar –mungkin lewat program telepon
di radio, lewat talk show televisi, opini pribadi, surat pembaca, ruang tamu
suratkabar dan sebagainya. Pada gilirannya, komentar-komentar ini didengar oleh
para politisi dan birokrat yang menjalankan roda pemerintahan. Memang tugas
merekalah untuk menangkap aspirasi masyarakat. Dengan demikian, fungsi
jurnalisme sebagai forum publik sangatlah penting karena, seperti pada zaman
Yunani kuno, lewat forum inilah demokrasi ditegakkan. Dalam film ini pun
didapati bahwa banyak media yang memberitakan tentang kasus kematian Sonia
Baker yang berdampak pada rasa haus warga akan penyelesaian kasus tersebut. Sehingga
para jurnalis memberitakan kasus tersebut dari berbagai sudut pandang.
7. Jurnalis harus berusaha membuat hal penting menjadi menarik
dan relevan.
Seorang jurnalis harus bisa menjadikan sebuah berita yang penting dan berat dimata public
menjadi ringan ataupun informatif, sehingga public tertarik untuk membaca
beritanya dan pesan yang ingin disampaikan oleh jurnalis dapat tersampaikan
kepada pembaca.. Pada akhir
film, banyak sekali kalimat yang menarik dan relevan terkait dengan tragedi
dibalik pembunuhan Sonia Baker yang bermula dari pembunuhan dua orang laki-laki
tewas tertembak di tempat. Dan headline pada surat kabar Washington Globe,
mewakili dari seluruh kejadian dari tragedi pembunuhan terencana tersebut “CONGRESSMAN
IMPLICATED MURDERS” yang berarti anggota kongres terlibat pembunuhan.
8.
Jurnalis
harus menjaga agar beritanya komprehensif dan proporsional.
Jurnalis harus menyajikan informasi
yang tidak memihak siapapun dan menyajikan kebenaran. Hal ini mengharuskan
seorang jurnali untuk mengumpulkan data dari berbagai prespektif dan sumber. Namun,
berita yang disajikan harus bersifat komprehensif atau luas dan lengkap. Sehingga
beritanya tetap proporsional tanpa menambah maupun mengurangi isi berita
berdasarkan kebenaran. Di akhir film State of Play bisa dilihat cara Cal menulis seluruh isi
berita tersebut berdasarkan sudut pandang dan bagaimana satu kasus bisa berlanjut ke kasus yang lainnya berdasar kebenarannya.
9.
Jurnalis
memiliki kewajiban untuk mengikuti hati nurani mereka
Layaknya manusia, seorang jurnalis
tentu memiliki hati nurani tentang apa yang akan diberitakan. Apakah Ia akan
memberitakan suatu kebenaran atau hoax belaka. Di film ini, hati nurani Cal dan
Della adalah memberitakan kepada public sebuah kasus pembunuhan yang memiliki
keterkaitan kepada salah satu anggota kongres di negaranya. Selain itu, mereka
memiliki hati nurani untuk tidak memberitakan berita yang tidak pantas di
halaman utama surat kabar ditempat mereka bekerja. Hal tersebut menimbulkan
rasa keterpuasan dalam diri sendiri jika berita yang mereka dapatkan sesuai
dengan hati nurani mereka.
Daftar Pustaka:
http://www.andreasharsono.net/2001/12/sembilan-elemen-jurnalisme.html




Komentar
Posting Komentar